Tampilkan postingan dengan label Info Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Maret 2012

Pengaruh Tingkat Pendapatan

Pendapatan per kapita.................
No Provinsi 1990 1994 1997 1999 2003 2007
1 Sumatera Utara 61 61 45 41 42 46
2 Sumatera Barat 74 68 66 48 48 47
3 DKI Jakarta 40 30 26 24 35 28
4 Jawa Tengah 65 51 45 36 36 26
5 Kalimantan Timur 58 61 51 33 42 26
6 Sulawesi Selatan 70 64 63 36 47 41
7 Bali 51 58 40 31 14 34
8 Nusa Tenggara Barat 145 110 111 81 74 72
9 Maluku 76 68 30 40 na 59
10 Papua 80 61 64 52 na 36
grafik disajikan :

Rabu, 23 Maret 2011

SISTEM RUJUKAN

a. Definisi
Adalah suatu sistem jaringan pelayanan kesehatan yang memungkinkan terjadinya penyerahan tanggung jawab secara timbal balik atas timbulnya masalah dari suatu kasus atau masalah kesehatan masyarakat, baik secara vertikal maupun horisontal, kepada yang lebih kompeten, terjangkau dan dilakukan secara rasional.
b. Jenis rujukan
Secara konsepsional meliputi:
1). Rujukan Medik:
a) Konsultasi penderita, untuk keperluan diagnostik, pengobatan, tindakan
operatif dan lain-lain
b) Pengiriman bahan (spesimen) pemeriksaan laboratorium yang lebih lengkap
c) Mendatangkan atau mengirim tenaga yang lebih kompeten atau ahli untuk meningkatkan mutu pelayanan pengobatan setempat.
C. Rujukan Kesehatan:
Adalah rujukan yang menyangkut masalah kesehatan masyarakat yang bersifat preventif dan promotif yang antara lain meliputi bantuan:
a) Survey epidemiologi dan pemberantasan penyakit atas kejadian luar biasa atau berjangkitnya penyakit menular
b) Pemberian pangan atas terjadinya kelaparan di suatu wilayah
c) Penyidikan sebab keracunan, bantuan teknologi penanggulangan keracunan dan bantuan obat-obatan atas terjadinya keracunan masal
d) Pemberian makanan, tempat tinggal dan obat-obatan untuk pengungsi atas terjadinya bencana alam
e) Saran dan teknologi untuk penyediaan air bersih atas masalah kekurangan air bersih bagi masyarakat umum
f) Pemeriksaan spesimen air di laboratorium kesehatan dan sebagainya.
c. Tujuan Sistem Rujukan Upaya Kesehatan
1). Umum:
Dihasilkannya pemerataan upaya pelayanan kesehatan yang didukung mutu pelayanan yang optimal dalam rangka memecahkan masalah kesehatan secara berdaya guna dan beerhasil guna
2). Khusus:
a) Dihasilkannya upaya pelayanan kesehatan klinik yang bersifat kuratif dan rehabilitatif secara berhasil guna dan berdaya guna
b). Dihasilkannya upaya kesehatan masyarakat yang bersifat preventif dan promotif secara berhasil guna dan berdaya guna.
. Jalur Rujukan berlangsung sebagai berikut:
1). Intern antar petugas Puskesmas
2). Antara Puskesmas Pembantu dengan Puskesmas
3). Antara masyarakat dengan Puskesmas
4). Antara satu Puskesmas dengan Puskesmas yang lain
5). Antara Puskesmas dengan RS, Laboratorium atau fasilitas kesehatan lainnya
D. Upaya kesehatan Rujukan
1. Langkah-langkah dalam meningkatkan rujukan:
a. Meningkatkan mutu pelayanan di Puskesmas dalam menampung rujukan dari Puskesmas Pembantu dan Pos Kesehatan dari masyarakat
b. Mengadakan ”Pusat Rujukan Antara” dengan mengadakan ruangan tambahan untuk 10 tempat tidur perawatan penderita gawat darurat pada lokasi yang strategis
c. Meningkatkan sarana komunikasi antara unit-unit pelayanan kesehatan dengan perantaraan telpon atau radio komunikasi pada setiap unit pelayanan kesehatan
d. Menyediakan puskesmas keliling pada setiap kecamatan dalam bentuk kendaraan roda 4 atau perahu bermotor yang dilengkapi dengan radio komunikasi
e. Menyediakan sarana pencatatan dan pelaporan yang memadai bagi sistem rujukan, baik rujukan medik maupun rujukan kesehatan
f. Meningkatkan dana sehat masyarakat untuk menunjang pelayanan rujukan

Minggu, 14 November 2010

APAKAH MANFAAT NUTRISI BAGI TUBUH???

++Kalori dan karbohidrat sangat dibutuhkan untuk memberikan energi pada tubuh kita, misalnya nasi dab jagung

++Protein sangat penting untuk struktur sel darah merah, agar antibodi bekerja dengan baik, untuk regulasi enzim dan hormon pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh misalnya daging, susu, keju, telur

++Vitamin dan mineral dan air bermanfaat untuk metabolisme tubuh, pertumbuhan sel baru, kulit sehat, rambut dan jaringan juga mata misalnya sayuran hijau.

++Kalsium, fosfor dan Vitamin D bermanfaat untuk pembentukan tulang dan gigi, mendorong penyerapan dan penggunaan kalsium serta fosfat untuk kesehatan tulang dan gigi.misalnya susu dan brokoli

++Vitamin E melindungi sel darah merah dan mencegah kerusakan vitamin A dan C. misalnya kedelai an jagung

++Vitamin K biasanya digunakan untuk penggumpalan darah yang normal dan sintesis protein pada plasma, tulang dan ginjalmisalnya bayam,kangkung, salada.

++Vitamin C (ascorbic acid) vitamin antioksidan yangdiperlukan untuk pembentukan colagen yang dapat mempertahankan keutuhan sel dan untuk kesehatan gigi, gusi, aliran darah, meningkatkan penyerapan zat besi dan resistansi terhadap pengurangan infeksi, misalanya jeruk

++Vitamin B6, asma folat dan vit B12 bermanfaat dalam pembentukan anti sel/ perlu untuk pertumbuhan sel, DNA/RNA,agar sistem pencernaan bekerja dengan baik; penting untuk pembentukan sel darah merah, normal dari jaringan saraf, dibutuhkan untuk membangung dinding protein dalam tubuh, sel darah merah. Contohnya kacang polong dan buah-buahan

++Thiamin (B1), niasin, riboflavin diperlukan untuk metabolismekarbohidrat dan sistem jaringan agar bekerja sesuai fungsinya, energi metabolisme, sistem pencernaan dan sistem saraf yang sehat, misalnya hati dan ikan salmon

Pesan dasar gizi seimbang yang dianjurkan Depkes

Pesan dasar gizi seimbang yang dianjurkan Depkes adalah:
1.Makanlah aneka ragam makanan.
2. Makanlah makanan untuk mencukupi kecukupan energi.
3. Makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi.
pengatur.
4. Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai ¼ dari kecukupan energi.
5. Gunakan garam beryodium.
6. Makanlah makanan sumber zat besi.
7. Berikan ASI saja pada bayi sampai umur 6 bulan dan tambahkan MP-ASI sesudahnya.
8. Biasakan makan pagi.
9. Minumlah air bersih yang aman dan cukup jumlahnya.
10. Lakukan aktivitas fisik secara teratur.
11. Hindari minum minuman beralkohol.
12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan.
13. Bacalah label pada makanan yang dikemas.

Jumat, 21 Mei 2010

Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Lansia

Berikut ini adalah hal yang harus diperhatikan oleh lansia berkaitan dengan perilaku yang baik |(adaptif|) dan tidak baik (mal adaptif|)
a. Perilaku yang kurang baik
1) Kurang berserah diri
2) Pemarah, merasa tidak puas, murung dan putus asa
3) Sering menyendiri
4) Kurang melakukan aktivitas fisik/olahraga/kurang gerak
5) Makan tidak teratur dam kurang minum
6) Kebiasaan merokok dan minum minuman keras
7) Minum obat penenang dan obat penghilang rasa sakit tanpa aturan
8) Melakukan kegiatan yang melebihi kemampuan
9) Menganggap kehidupan seks tidak diperlukan lagi
10) Tidak memeriksakan kesehatan secara teratur

b. Perilaku yang baik
1) Mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa
2) Menerima keadaan, sabar, optimis serta meningkatkan rasa percaya diri dengan melakukan kegiatan yang sesuai serta banyak minum
3) Berhenti merokok dan meminum minuman keras
4) Minumlah obat sesuai anjuran dokter/petugas kesehatan
5) Mengembangkan hobi sesuai kemampuan
6) Tetap bergairah dan memelihara kehidupan seks
7) Meriksakan kesehatan secara teratur
c. Manfaat
1) Lebih takwa dan tenang
2) Tetap ceria dan banyak mengisi waktu luang
3) Keberadaanya tetap diakui oleh keluarga dan masyarakat
4) Kesegaran dan kebugaran tubuh tetap terpelihara
5) Terhindar dari kegemukan dan kekurusan serta penyakit berbahaya
6) Mencegah keracunan obat dan efek samping lainnya
7) Mengurangi stress dan kecemasan
8) Hubungan harmonis tetap terpelihara
9) Gangguan kesehatan dapat diketahui dan diatasi sedini mungkin

Senin, 19 April 2010

Kegunaan Informasi tentang kesehatan reproduksi bagi remaja

Informasi tentang kesehatan reproduksi bagi remaja akan berguna untuk:

a. Meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja maupun orang
dewasa mengenai pentingnya kesehatan remaja (KRR)
b. Mempersiapkan remaja menghadapi dan melewati masa pubertas yang cukup berat
c. Melindungi anak dan remaja dari berbagai resiko kesehatan reproduksi
terhadap Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV/ AIDS serta
kehamilan tak diharapkan
d. Membuka akses pada informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi
remaja melalui sekolah maupun luar sekolah

Minggu, 21 Februari 2010

Definisi,Tujuan, Sasaran Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS)

1. Definisi
JAMKESMAS adalah program bantuan sosial untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat bagi masyarakat miskin dan tidak mampu.
2. Tujuan
Tujuan dari JAMKESMAS dibagi menjadi dua, yaitu :
a. Tujuan umum yaitu terselenggaranya akses dan mutu pelayanan kesehatan terhadap seluruh masyarakat miskin dan tidak mampu agar tercapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal secara efektif dan efisien.
b. Tujuan khususnya yaitu meningkatkan cakupan masyarakat dan tidak mampu yang mendapat pelayanan kesehatan di puskesmas serta jaringannya dan di Rumah Sakit, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin.
3. Sasaran
Sasaran program JAMKESMAS ini adalah masyarakat miskin tidak mampu diseluruh indonesia dan yang tidak termasuk sudah mempunyai jaminan kesehatan lainnya.


Source:catatan kuliah+buku kuliah

Jumat, 19 Februari 2010

Tingkatan dan Tanda Gejala Diare

# Tingkatan & Tanda dan Gejala Diare
a. Diare ringan:
Kesadaran baik, haus, gelisah, cengeng, suhu agak meningkat, nafsu makan menurun, BAB encer, kadang desertau lendir/ darah, TTV dalam batas normal, jumlah cairan yang hilang 40 – 50 cc/ kg BB.

b. Diare sedang:
Kesadaran baik, KU lemah, anus lecet, gelisah, rasa haus, urine berkurang, kulit kering dan turgor menurun, mata dan ubun –ubun agak cekung, nadi lemah, jumlah cairan yang hilang 60 – 90 cc/ kg BB

c. Diare berat :
Kesadaran mengantuk / apatis – koma, KU sangat lemah, kulit dan selaput lendir kering, urine pekat dan sedikit atau tidak ada, mata dan ubun – ubun cekung, nadi tidak teraba, napas dangkal dan cepat, kehilangan cairan 100- 110 cc/ kg BB

Jumat, 12 Februari 2010

Pencegahan kambuhnya Hipertensi

Dari kumpulan leaflet kuliah dan berbagai sumber
Pencegahan Kekambuhan Hipertensi
• Olah raga; bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan otot tubuh, membakar lemak tubuh, mempertahankan berat badan yang ideal, memperlancar peredaran darah, dan menurunkan stress).
• Mengatur makanan (kurangi konsumsi makanan berlemak, santan, sate kambing, jeroan, dan makanan yang banyak mengandung garam)
• Kurangi konsumsi kopi dan berhenti merokok.
• Hindari stress (komunikasikan dengan baik dan relaksasi)
• Kontrol tekanan darah secara teratur
• Mendekatkan diri pada Alloh SWT